Ads 468x60px

Jumat, 19 Oktober 2012

Ajariku menjadi wanita solehah

Alhamdulillaah…..
Segala Puji bagi Allah Tuhan Seru sekalian alam.Tuhan Yang Maha Rahman.Maha Rahim.. Shalawat serta salam senantiasa tercurah untuk kekasih Allah,Muhammad Rasulullah Shallahu 'alaihi wassalam.Allahumma Shalli wa Salim Ala Sayyidina Muhammadin wa Ala aali Sayyidina Muhammadin fi Kulli Lam Hatin wa na Fasinn bi'adadi Kulli Ma'lu Mil Lak.

•Yaa Rabbi•*´¯)Ajarilah kami bagaimana memberi sebelum meminta,berfikir sebelum bertindak,santun dalam berbicara,tenang ketika gundah,diam ketika emosi melanda,bersabar dalam setiap ujian.Jadikanlah kami orang yg selembut Abu Bakar Ash-Shiddiq,sebijaksana Umar bin Khattab,sedermawan Utsman bin Affan,sepintar Ali bin Abi Thalib,sesederhana Bilal,setegar Khalid bin Walid radliallahu'anhum...Aamiin ya Rabbal'alamiin...

''Janganlah MENCARI tapi MENJADILAH''

Sebagian lelaki berkata,"Betapa sulitnya menemukan Wanita Sholehah di zaman sekarang."Dan sebagian wanita juga berkata,"Betapa susahnya mencari Lelaki Sholeh saat ini."

Mungkin pernyataan diatas ada benarnya juga walaupun tidak mutlak.akan tetapi yang lebih penting,alangkah baiknya kalau pernyataan tersebut kita tujukan untuk diri sendiri terlebih dahulu sebelum diucapkan kepada orang lain.

"Sudah menjadi Lelaki Sholehkah diriku? Sudah menjadi Wanita Sholehahkah diriku?"
Kadang kita terlalu sibuk untuk menilai orang lain sehingga kita lupa menilai diri sendiri.Kita terlalu sibuk MENCARI sosok yang menurut kita Sholeh atau Sholehah. Kita terlalu sibuk MENCARI sosok yang baik.Sementara kita sendiri lupa untuk berusaha MENJADI sosok yang Sholeh atau Sholehah.

SEHARUSNYA...Muncul satu pertanyaan,"Sudah pantaskah kita berharap untuk bisa mendapatkan sosok yang Sholeh atau Sholehah?" Jawabannya berpulang pada diri kita masing-masing.Jangan bermimpi mendapatkan Wanita Sholehah kalau masih belum mampu menjadi Lelaki Sholeh.Jangan bermimpi mendapatkan Lelaki Sholeh kalau belum mampu menjadi Wanita Sholehah.

Sebuah solusi yang TEPAT insya ALLAH...Tak perlu bersusah payah untuk MENCARI yang Sholeh atau Sholehah.Tapi MENJADI-LAH Sholeh atau Sholehah terlebih dahulu.....Karena apa?

Karena ALLAH AZZA WA JALLA telah menyiapkan pasangan yang sesuai dengan jati diri kita.Yang sesuai dengan kepribadian kita.Yang sesuai dengan kadar keimanan dan ketakwaan kita.

Sahabat SEHB...Ingat,lelaki baik untuk wanita yang baik.begitu juga sebaliknya.Itulah ketetapan-Nya!

”Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rizki yang mulia (surga).” (QS.An-Nur:26).

Jangan MENCARI tapi MENJADI..jangan mencari yang baik,tapi jadilah yang baik.jangan mencari yang sholeh, tapi jadilah akhwat sholehah..jangan mencari yang solehah, tapi jadilah ikhwan sholeh...karna walaupun kita mencari tapi diri kita tidak menjadi, Allah tidak akan memberikan..namun jika kita menjadi tanpa mencaripun Allah sudah menyiapkan karna untuk masalah jodoh,ALLAH akan memberikan sesuai dengan kepribadian & kadar keimanan kita..

Semakin kita mencari kesempurnaan,semakin pula kita tak akan pernah mendapatkannya karena sejatinya kesempurnaan yang hakiki tidak pernah ada,yang ada hanyalah keikhlasan hati kita untuk menerima kekurangan.Sadari bahwa apa yg kita dapatkan hari ini adalah yang terbaik menurut ALLAH & jangan pernah ragu,karena kesadaran itu akan menjadikan kita nikmat menjalani hidup ini...

“Janganlah kamu mencintai seseorang dengan cara yang berlebihan, karena bisa jadi suatu ketika nanti kau akan malah balik membencinya.Begitu pula dengan benci,janganlah kamu membenci seseorang dengan mendalam,karena bisa jadi pada suatu hari nanti kamu malah balik mencintainya” (Ali bin Abi Thalib ra).

Berusaha mencari orang yang baik-baik dan sholeh untuk di jadikan pasangan hidup memang suatu yang baik..Tetapi lebih baik menjadikan diri sendiri orang yang baik terlebih dahulu sebelum memberi selembar kriteria sebagai calon,pendamping,lebih baik kita dulu di utamakan dalam mempelajari Agama Islam dan Mengamalkannya....Berusahalah menjadi baik kepada yang lebih baik..

Jika mau mendapatkan sosok yang sholeh, kurangkan''Agenda mencari yang sholeh".tetapi berusahalah menjadi pribadi sholehah.

Jika inginkan sosok yang sholehah,janganlah cerewet mencari si sholehah,tetapi berusahalah menjadi pribadi yang sholeh.

Bertemu yg sholehah,sholehahnya dia belum tentu kekal.
Bertemu yg sholeh,sholehnya boleh saja ia berubah.

Karena kodratnya hati,bergelombang,pasang surut dan sering terbawa arus,maka dari itu belajar memperbaiki diri, menghindari yang namanya khalwat karena pacaran dan berusaha menjaga diri dalam kesendirian mencari solusi dari setiap permasalahan yang terjadi belajar mendewasakan diri, karena menikah bukan semata mata melepas masa lajang namun dituntut secara cerdas keras dan tuntas di segala aspek untuk mewujudkan keluarga Samara,bukannya tanpa konflik,tapi jadikan setiap masalah sebagai modal kita memperbaiki diri ke depannya,belajar dari dini, manajemen hati, manajemen emosi juga manajemen konflik.

Ingat Akhina Wa Ukhtina fanpage Sebelum Engkau Halal Bagiku.

Karena si sholeh & sholehah adalah insan BIASA.Pernikahan adalah sebagian daripada proses untuk MENJADI,Bukannya MENCARI!

Mari kita "Membangun Rumah Tangga" mulai dari sekarang!
Benahi diri, mulai dari saat sendiri,hingga Allah Azza Wa Jalla mempertemukan kita dengan jodoh terbaik dari sisi-NYA untuk kita.

Sahabat SEHB...tunggu apa lagi?....Marilah memulai dari diri sendiri dulu untuk menjadi baik.Tak perlu menunggu orang lain menjadi baik.Dan tak perlu terlalu sibuk untuk menilai orang lain yang pada akhirnya kita lupa untuk menilai diri sendiri.

♥ SEMOGA BERMANFAAT ♥

Sebuah renungan untukku, untukmu,untuk kita semua. Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati yang terkunci...

Bergeraklah masuk,Buka tiap lembaran kalimat hati,maknai,lalu tunaikanlah

Hak cipta adalah milik ALLAH AZZA WA JALLA semata.Ilmu adalah amanat Allah yg harus disampaikan kepada Ummah...kami hanya menyampaikan apa yg kami miliki...

Sungguh bahagia insan yang telah menemukan cinta sejatinya.. ibarat tasbih & benang pengikatnya.. terajut menjadi satu untaian yang selalu disentuh satu demi satu oleh insan mulia yang bibirnya basah akan cinta kepada Rabb-Nya

Barakallaahu fiykum wa jazzakumullah khoir

%<Wanita Solehah Impian Lelaki>%
♥SALAM SANTUN UKHUWAH♥

Semoga apa yang telah disampaikan ini ada manfaatnya,

Afwan Minkum Kebenaran datangnya dari Allah kekurangan dari pribadi ana dan ana hanya menyampaikan apa yang diamanahkan Allah

Wallahù'alam bíshawab Wabíllahí taùfík walhídayah,

Wa'alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh

Masih Kah Kau Mencintaiku.....

malam ini agak ganjil...
cerita mengarahkan ku pada pelangi-pelangi yang genap warna nya..
bukankah biasanya ia ganjil..???
..
kali ini ia datang..
mengintip-ngintip mesra lewat jendela-jendela kayu persegi panjang
lalu ku tanya..
adakah sama bentuk ku bila kau lihat dari sudut kecil itu..
bukankah biasanya selalu bulat???
kuyakini lekat-lekat, hingga ku rapatkan semua indra kududuk-sama-ratakan mereka..
lalu ku minta berbicara dengan bahasa apapun yang mereka bisa..
pertama ku tanya Mata, ia agak berpijar malam ini, "masih kah kau mencintainya?"
lalu Mata menjawab, aku tak yakin...karena dia sering membuatku menangis dulu...membuat pandangan ku kabur saat melihatnya, dia juga tak lagi melihat ke dalam ku..aku juga tak bisa meyakini dia dengan pancaranku lagi, dia pernah meragukan cinta dari mata ku ini...
hemmmhh..
aku sedih..
rupanya mataku sudah meragu...
..
ku tanya Telinga..
dia biasa nya bijak dalam mendengar...
"masih kah kau mencintainya?" Telinga lama diam, berbicara sendiri tanpa memedulikanku..
Telinga...!!! masih kah kau mencintainya..??? ku ulang pertanyaanku dengan agak sedikit keras, padahal aku tahu dia tak terlalu suka bila di bentak...

aku meragu pada pendengaran ku, bisiknya pelan...
kata-kata darinya dulu pernah sangat melukaiku, hingga kini masih sering ku ulang kata-kata itu, kata-kata keputusasaan nya, kata-kata tak lagi mencintai, bagaimana harus aku mencintainya seperti dulu, aku sangat dalam terluka, dulu aku selalu mendengarkan apa yang diucapkannya, yakin atas semua janji nya, tapi kenapa tiba-tiba dia membolak balikkan semuanya, membuat aku tak lagi bisa percaya dengan pendengaranku kini....
..
aku sedih..
rupa nya Telinga yang bijak pun sulit untuk memaafkannya...

kulirik mataku pada Hidung kini..
dia sedikit murung malam ini
"masih kah kau mencintainya?" Hidung memandang semua satu-satu seolah menghitung nya dalam hati,
ya, aku masih mencintainya...

aku mulai tersenyum...

tapi...Hidung mulai menampakkan kesedihannya...
aku telah membagi penciuman ku dengan yang lain, tak hanya baunya yang ku butuhkan kini, aku mencium banyak bau sekarang...

aku bingung??

dulu, aku hanya rindu baunya, dimanapun ia berada selalu bisa memberitahuku, harum tubuhnya selau mengiurkan dan selalu tercium olehku, tapi tiba-tiba dia menghilang..membuat duniaku hambar tak berasa, bau yang selalu jadi nafasku, hilang, kau tahu bagaimana aku melawati hidup tanpa bau, tak bisa apa-apa, KOSONG....
aku seperti pengemis yang mengendus-ngendus bau nya mencari dimana sumber kehidupnku dulu, tapi dia menjauh...jauh sekali,
dan aku mulai mencium bau-bau lain yang datang menegarkanku, ada sahabat, keluarga, teman, bahkan orang yang tak kukenal, YA, aku masih mencintainya...tapi baunya kini bukan sumber kehidupanku satu-satunya lagi...aku masih terluka...

oh...
sedihku bertambah...Hidung yang selalu ceria pun menyerah dengan keadaan..
mungkin memang sulit memaafkan...

ku putar arahku mendekati Kulit, dia hanya melihat ke luar jendela dari tadi...
"masih kah kau mencintainya?" sambil ku sentuh tangannya...

SANGAT...ia menjawab...
sangat tidak logis bila aku harus mencintainya lagi
sangat bodoh bila aku harus menyayanginya lagi...
dulu, saat aku ingin dia sentuh, menguatkan aku untuk tetap disampingnya...dia berlalu saja..
padahal dia tahu...
tangan nya itu sumber kehidupanku...
menyentuhnya adalah nafas untuk hariku, walau dia tahu aku ingin menyentuhnya, dia pura-pura tidak tahu, dia berkata bisa hidup tanpa aku, takut dengan hari depan...
alah..itu cuma alasan dia saja, bilang saja sudah bosan, selasai.

Kulit emosi sekali kayaknya...

dia tidak tahu...betapa dia kulebihkan atas semua, ku jaga hatiku biar tak disentuh oleh siapapun, tapi dia??? aku ragu apa memang dia pernah cinta...!!!
kau tahu..
aku sangat terluka, saat kuminta dia kembali dulu, dia mempermainkanku dengan kata-kata, sudah dua kali..dan tak satupun bisa meyakinni nya...
aku muak..
sulit untuk memaafkannya kembali, siap tahu dia akan seperti dulu, menyakiti lagi...

aku tak hanya sedih tapi sudah menangis..
Kulit memang ego selama ini, mungkin akan sulit baginya memaafkan...
aku terduduk lemas..
tak ada harapan rupanya...
lalu ku duduk dipangkuan Hati...
dia indra terakir malam ini, dan juga penentu semua ini...
"masih kah kau mencintainya?"
TIDAK...!!!
TIDAK...!!!
TIDAK...!!!

aku mengisak, biasa nya kalau sudah dikatakan 3x itu artinya serius untuk Hati...
oh Tuhan..

aku tidak bisa hidup tanpa mencintainya...
aku tidak bisa tersenyum tanpa senyumnya...
dan aku tidak bisa melihatnya dengan hati-hati yang lain..
tidak, aku tidak bisa...
aku masih mencintainya, seperti dulu, sekarang dan yang akan datang, tidak berkurang dan bertambah karena cintaku tak bisa ku ukur dengan limit..
dia tempat aku bersandar, meluapkan apa yang terkandung disini, sedih, benci, luka, hanya perjalanan saja, malah membuat hatiku makin sadar kalau memang dia yang bisa ku cintai... aku takut mencintai yang lain..

aku memaafkannya selayaknya aku membiarkan hatiku mencintainya...
membiarkan hatiku bahagia bersamanya, apa beda cinta dan benci? suka dan duka? hanya sekulit ari saja..

tentu, aku bisa hidup bila tak ada cinta nya..
bisa tetap tersenyum walau bukan dia yang membawakannya...
bisa tetap meneruskan perjalanan hidup ini walau bukan dengan menggandengnya..
hanya aku tak bisa bayangkan..
bila dia dengan yang lain..
karena aku sangat takut akan hal itu..
hati ku dihatinya terganti oleh hati yang lain...